Menu Close

Perbedaan SEM dan SEO Untuk Keperluan Marketing Online

Para marketer tidak asing dengan istilah SEO yaitu search engine optimization. Sesuai dengan namanya, ini merupakan cara untuk menggunakan mesin pencari secara optimal. Contohnya adalah website atau toko online muncul di halaman dan index pertama. Cara ini terdiri dari white dan black tergantung kebutuhan. Jika ingin menjaga loyalitas dan terhindar dari banned Google, gunakan metode white yang terbukti aman yaitu traffic organic.

Istilah lain yang juga muncul seiring dengan  kemajuan digital marketing adalah SEM atau search engine marketing. Dari namanya, ini merupakan bidang marketing yang menggunakan media search engine. Misalnya, Anda menggunakan digital marketing Jakarta untuk meningkatkan visibilitas, memasang iklan, dan menambah traffic. SEO dan SEM sering sulit dibedakan oleh pengguna biasa. Perbedaan terebut akan dijelaskan pada bagian berikut ini.

Mengenal SEO

  1. Tujuan

Tujuan SEO adalah membuat website berada di index halaman pertama suatu keyword. Misalnya, user mencari sesuatu lalu memakai kata kunci. Hasil pencarian segera muncul website yang menggunakan SEO. Untuk mendapatkan hasil tersebut, SEO memiliki fokus meningkatkan traffic, pagerank, dan view. Semuanya harus sinergi sehingga sesuai dengan algoritma dan aturan mesin pencari,

  1. Penerapan

Penerapan SEO adalah website, konten, video, dan apapun yang ingin memperoleh view lebih banyak. Akan tetapi, Anda tetap berfokus ke mesin pencari seperti Google bukan platform lain. Mayoritas pengguna internet hasil memakai mesin ini. Riset menunjukkan bahwa kurang dari 20% dari para user akan menelusuri halaman kedua dan seterusnya. Artinya, website Anda di page pertama akan menjamin traffic lebih besar. Tentu saja, hal ini berpotensi meningkatkan penjualan dan transaksi.

  1. Tren

Selanjutnya, tren SEO menyesuaikan dengan sistem dari Google. Di era awal, mesin pencari membuat index berdasarkan view. Semakin banyak traffic maka index akan muncul lebih tinggi. Sekarang, sistem ini tidak berlaku karena Google melakukan update algoritma. Website dengan konten berkualitas dan kata kunci relevan akan mudah masuk index. Jadi, sistem SEO selalu mengikuti tren serta perkembangan terbaru.

Lebih lanjut tentang SEM

  1. Tujuan

SEM adalah tipe marketing yang memakai mesin pencari. Tujuan disesuaikan dengan apa yang ingin dicapai seperti traffic tinggi, visibilitas, penjualan, eksposur, dan lainnya. Tujuan tersebut menjadi referensi utama saat ingin menerapkan strategi.

  1. Platform

Mesin pencari seperti Google menyediakan bagian khusus untuk promosi. Saat sedang mencari sesuatu, user akan melihat halaman hasil lalu link yang berlabel iklan. SEM menggunakan platform tersebut agar website atau konten iklan dapat muncul. Sebenarnya, tujuan awal adalah memastikan iklan website atau produk mudah dijangkau.

  1. Cara

Yang menarik SEM tidak terbatas pada menggunakan banner iklan di mesin pencari. Sesuai dengan namanya, marketing ingin menerapkan cara apa saja yang berbasis mesin pencari. Salah satu metodenya adalah SEO. Jadi, SEO adalah bagian dari SEM yang bertujuan untuk mengoptimalkan mesin pencari sehingga website atau konten dapat diakses dengan mudah. Cara lain juga tersedia karena Google menyediakan beberapa tool untuk keperluan tersebut.

Dari penjelasan tersebut, Anda mengerti perbedaan antara SEO dan SEM. Keduanya menggunakan basis sama yaitu mesin pencari. Akan tetapi, SEM lebih fokus ke marketing sesuai dengan target dan SEO merupakan metode untuk mengoptimalkan website agar muncul di index awal. Keduanya saling berkaitan dan para digital marketer wajib mengetahuinya. Jika Anda terjun di bidang ini, mengetahui kedua istilah tersebut adalah tugas yang penting.